Guru Pejuang

Hari ini saya meniatkan untuk kembali mengaktifkan diri di kelas Lagerunal. He ... he .... Kaum emak beginilah kadang jika sudah tenggelam dalam aktivitas domestik. Apalagi sepekan ini saya sempat menjadi panitia beberapa acara dan peserta seminar di luar kota yang sedikit menguras tenaga dan pikiran.

Hari ini masuk pada jadwal "Pantun Bale". Saya tertarik dengan salah satu tulisan yang ditulis oleh pak Supadilah di laman https://aromabuku.com/sukses-jalankan-tugas-humas-dengan-tuntas-bersama-internetnya-indonesia/

Paragraf pertama dalam tulisan beliau begitu memotivasi. Berikut saya kutip paragraf tersebut,

"Kalau hanya mengajar, semua guru pasti bisa. Jangan mau jadi guru yang biasa-biasa. Jadilah guru yang punya keterampilan lain. Terbarkan dan kabarkan kebaikan. Untuk itu, guru harus punya tambahan kemampuan."

Ungkapan beliau sungguh sangat bermakna. Pernah saya alami saat mengajar dulu. Ketika menjadi tenaga pendidik, ada jabatan tambahan yang diberikan pada saya, sejatinya itu adalah pentas buat saya untuk lebih menggali dan mengoptimalkan potensi diri. 

Amanah tambahan yang saya terima menjadikan saya belajar lebih banyak tentang hal-hal baru. Mendewasakan diri saat bertemu masalah dan sabar menjalani solusinya. 

Saya pernah diamanahkan di bidang lain di samping menjadi guru saat mengajar. Diantaranya, wakil kepala  sekolah bidang sarana dan prasarana, koordinator laboran, dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.

Hal yang bisa saya jadikan pelajaran saat menjalani amanah tambahan tersebut adalah kita harus berani mengambil risiko dan memahami betul tupoksi setiap amanah yang diberikan. Yakinlah, setiap ketika sungguh-sungguh menjalaninya maka akan ada ilmu dan pengalaman baru yang didapatkan. Memohon kekuatan dari Allah Swt dalam setiap doa agar aktivitas bernilai pahala di sisi-Nya. 

Terima kasih pada lembaga pendidikan yang telah memberikan saya ruang untuk mengembangkan potensi diri dan mendapatkan pengalaman baru. Salam hormat untuk seluruh guru pegiat literasi di mana pun berada.
Yennita Rahmi

Seorang perempuan yang selalu belajar dan menggali potensi untuk menebar manfaat.

2 Komentar

Lebih baru Lebih lama